Kami ditempa untuk berani hidup, bukan berani mati

Posts from — May 2007

Ciremai (Mei 14-17)

Perjalanan dilakukan tanggal 14 Mei 2007, dengan jumlah pendaki 10 orang, 6 anak dalam dan 4 alumni serta senior. Start dari Bulungan, hari Senin (14/05) kumpul di Bulungan untuk membagi persediaan makanan, serta packing ulang, akhirnya kita siap berangkat jam 21.30, dengan menggunakan bus menuju Jati Bening, ongkosnya Rp.2000,-/orang. Sampai di Jati bening kira-kira jam 22.30, terus nglanjutin dengan Bus AC, dengan ongkos Rp.30.000,-/orang, menuju Terminal Cirendang, sampai kira-kira pukul 03.00 (15/05). Lalu diteruskan menggunakan angkot ke Palutungan dengan biaya Rp.7000,-/orang, sampai kira-kira pukul 04.00.

Peserta perjalanan :

  1. onny Tr.003/06
  2. Taufik Tr.008/05
  3. Jason Tr.012/05
  4. Ithon Tr.018/05
  5. Grant Tr.022/05
  6. Wendee Tr.023/05
  7. Ichyl Tr.014/03
  8. Pepe Tr.014/02
  9. Odonk Tr.008/01
  10. Pacin Tr.020/92

Perjalanan dilakukan tanggal 14 Mei 2007, dengan jumlah pendaki 10 orang, 6 anak dalam dan 4 alumni serta senior. Start dari Bulungan, hari Senin (14/05) kumpul di Bulungan untuk membagi persediaan makanan, serta packing ulang, akhirnya kita siap berangkat jam 21.30, dengan menggunakan bus menuju Jati Bening, ongkosnya Rp.2000,-/orang. Sampai di Jati bening kira-kira jam 22.30, terus nglanjutin dengan Bus AC, dengan ongkos Rp.30.000,-/orang, menuju Terminal Cirendang, sampai kira-kira pukul 03.00 (15/05). Lalu diteruskan menggunakan angkot ke Palutungan dengan biaya Rp.7000,-/orang, sampai kira-kira pukul 04.00.

istirahat

istirahat

istirahat sebentar di pos, menunggu pagi hari, trus laporan ke Mang Elang, sekertaris akar Ciremai, di pos Palutungan. Kali ini kita pendakian tanpa asuransi, karena Gunung Ciremainya sebenarnya sedang ditutup. Jadi sebagai jaminannya dititipin 1 fotocopy KTP dan 1 fotocopy Kartu pelajar.

Pendakian dimulai pada pukul 07.30, menuju pos pertama, tapi ternyata kita sedikit nyasar, pindah punggungan, alhasil kita nyasar ke perkebunan penduduk setempat, ladang wortel,

kabut

ladang wortel

k

karena kabutnya turun, jadi kita nyari gubuk dulu untuk istirahat,

trus beberapa orang kayak Odonk(tr.008/01), Jason(tr.012/05), Ithon (tr.018/05),Tonny(tr.003/06), nyari jalur untuk nerusin perjalanan. Kabutnya sedikit berkurang, trus anak-anak udah nemuin jalur, jadi kita meneruskan perjalanan menuju pos 1. Pukul 13.00 (kira-kira) kita nyampe ke pos 1, dengan nama Cigowong, trus kita istirahat untuk makan siang dan ngisi air minum, karena disitu satu-satunya tempat yang ada sungainya. Hitung-hitung waktu dan energi, soalnya dari Palutungan ke Cigowong udah 4 kilo sendiri, hampir setengah perjalanan, jadi kita nge-Camp di pos 1, kita buka dome dan bermalam disitu.

bersantap ria

bersantap ria

Besoknya (16/05) kita melanjutkan perjalanan lagi. Kita berangkat jam 09.30, dengan persediaan air full tank,hehe, sampai di pos berikutnya, namanya pos Kuta. Dari pos Kuta ke pos berikutnya itu harusnya Cuma sekitar 20 menitan juga, tapi, kita nyasar ke makom, arah Majalengka. Jadi setelah Kuta ada pertigaan, ada arah keatas sama ke kanan. Yang keatas tadinya memang di tutup pake 2pohon yang kayanya sengaja di lintangin untuk nutup jalan, lagi pula emang ada plang panah yg nunjukin puncak, tapi karena pohonya didudukin Opik)tr.008/05) trus pohonya jatoh, kita jadi bingung, plangnya itu nunjuknya lurus ato belok, secara plangnya itu emang bengkok. Alhasil kita ngambil yang lurus, karena arah puncak yang ditembak di kompas itu lurus, dan jalannya itu nanjak keatas. Ngga taunya abis nanjak, jalannya jadi turuun terus, kita mulai ngrasa salah ngambil jalur, tapi kita terusin dulu, sampe akhirnya kita ketemu makam, ada gapuranya juga.

melintang

melintang

Kita merembuk dulu mau nerusin perjalanan ke jalur berikutnya, ato balik lagi ke pertigaan itu, akhirnya pada mutusin untuk lanjut. Ternyata jalannya terus turun sampe akhirnya kita ga menemukan jalur lagi, karena ada longsoran parah, pohon-pohon tumbang dan ga memungkinkan untuk membuka jalur, akhirnya sekitar jam 14.00, kita mutusin balik lagi ke pertigaan itu, trus mutusin untuk ngambil jalur satunya, yang ada tulisan arah gunung Jati.
Kita nemuin plang Puncak lagi, trus kita nerusin perjalanan, sampai di Pos ke 3, Paguyungan Badak sekitar jam 16.30. Tadinya kita mau ngecamp di situ, tapi karena anak-anak pengen lebih mendekati puncak, akhirnya kita nerusin ke pos selanjutnya. Kita nyampe di pos 4, pos Arban jam 17.00, kita ngecamp dan bermalam disana. Disana di anjurin untuk memakai Shelter untuk beristirahat, trus ada plang yang membuat kita agak deg-degan, bunyinya “Jangan Bicara Sembarangan”,hehe..

jangan bicara sembarangan

jangan bicara sembarangan

Besok nya, (17/05) kita menuju puncak, dengan berbekal 5 carrier, 1-2 carrier setiap dome (ada 3 dome), isinya minuman, makan siang dan jaket-jaket buat di puncak nanti, kita berangkat jam 11.00. Kita nyampe di pos berikutnya , Tanjakan Asoy, sekitar jam 11.30, trus nyampe di Pesanggrahan sekitar jam 12.00, mencapai Goa Walet jam 12.30, dari pesanggrahan ke Goa Walet, medannya udah batu-batuan, bukan tanah lagi,

pos berikutnya

pos berikutnya

trus kita mencapai Puncak jam 13.00.

trus kita mencapai Puncak jam 13.00.

Kita makan siang dan berfoto-foto, hehe, tadinya terik, trus sempet berkabut trus grimis sedikit, trus terik lagi. Kita makan enak di puncak, sama pesta Coctail, sama Rambutan(kalo ga salah) , hihihi, enak banget,hihi.

pesta coctail

pesta coctail

Jam 15.00, kita mulai turun lagi menuju Camp. Ternyata kita nyasar, karena salah ambil jalur di bawah pos Goa Walet, ke Jalur Apuy, alhasil kita naik lagi ke sebelum pos wallet, itu udah hampir gelap, sekitar jam 17.30, semakin mendung dan berkabut, mulai ada suara-suara petir udara juga mendingin, akhirnya ujan, jadi kita turun ujan-ujanan.
Disini kita mendapat pelajaran. Kita ga mempersiapkan sedetail mungkin peralatan dan perlengakapan. Kita percaya-percaya aja ga bakal jalan malem dan ga bakal kesasar, ternyata kita kesasar sampe malem, kita jalan malem dengan kondisi kedinginan, jalanan gelap karena yang bawa senter Cuma 3 orang, dan dari 3 senter itu, Cuma 1 senter yang terang, jadi yang jalannya harusnya bisa cepet nyampe camp, kita baru nyampe camp jam 21.30. Kita Cuma bisa berdoa supaya cepet nyampe dan ga terjadi apa-apa, udah pace banget, ga tau mau gimana lagi, yang penting jalan terus, turun, turun, turun, jatoh, kedinginan dan sebagainya. Tapi ini jadi pelajaran kita banget. HARUS BAWA SENTER KAPAN AJA!! Hehe.
Sampe ke Camp, sedikit evaluasi dari Pacin, karena senter itu, setelah itu kita langsung istirahat, ganti baju kering, masuk dome masing-masing, trus makan, lalu tidur sampai pagi.
Tanggal 18/05, kita mulai turun sekitar jam 12.00.Kita nyampe ke Palutungannya sekitar jam 15.00. Trus kita istirahat dulu di warung 1jam-an gitu.

istirahat di warung

istirahat di warung

Trus kita nglanjutin perjalanan ke Sangkanurip Alami, Kolam permandian air panas,

permandian air panas

permandian air panas

hehe (enak banget! hihi),
sampai sekitar jam 21.00, dari situ kita makan malem di Rumah Makan Sederhana, trus jam 23.00, kita naik bus Ekonomi jurusan Pulo Gadung Rp.26.000,-/orang. Kita nyampe ke Pulo Gadung jam 04.00(19/05) trus dengan menggunakan 2 taxi, kita nyampe di Warning jam 04.30. Istirahat, berleha-leha, ada yang langsung pulang ada yang sampe matahari terbit, hehe. Begini lah cerita perjalanan Ciremai 2007. Makasih udah di baca,hehehe.
Wendee tr.023/05

May 14, 2007   No Comments